Sejarah internet di Indonesia
Sejarah Internet di Indonesia
Internet di masa kini bagaikan sudah menjelma menjadi kebutuhan primer yang setara dengan makanan, pakaian, dan tempat tinggal. Tanpa adanya akses internet, rasanya kehidupan seseorang belum benar-benar hidup. Internet membuka cakrawala manusia, sebagai sarana yang mampu memberitahu manusia tentang berbagai hal yang ada di kota lain, negara lain, bahkan benua lain.
Baca juga :
Cara mendaftar GMAIL
Pengertian Jaringan dan jenisnya
Baca juga :
Cara mendaftar GMAIL
Pengertian Jaringan dan jenisnya
Hampir segala kalangan usia kini juga membutuhkan internet. Para orangtua dimudahkan mencari hiburan untuk anak balitanya menggunakan internet, siswa dan mahasiswa membutuhkan internet untuk mendukung proses belajar-mengajarnya, hingga para pekerja kantoran yang memanfaatkan internet untuk keperluan bisnisnya.
Di Indonesia sendiri, internet mulai berkembang pada tahun 1980-an. Pada tahun 1983, tercatat bahwa seorang ahli komputer dan ekonomi bernama Joseph Luhukay adalah orang yang pertama kali berhasil melakukan koneksi internet di Indonesia. Joseph Luhukay kemudian juga mengembangkan jaringan UINet di kampus Universitas Indonesia. Selanjutnya pada tahun 1984, Joseph Luhukay secara resmi berhasil menghubungkan jaringan internet Indonesia ke jaringan global, dan cukup membanggakan karena Indonesia termasuk negara pertama Asia yang berhasil melakukan hal ini.
Runutan sejarah mengenai internet di atas mengacu pada disertasi milik Merlyna Lim yang dipertahankannya di Universitas Twente, Belanda. Disertasi tersebut berjudul “@rchipelago Online : The Internet and Political Activism in Indonesia”. Dalam disertasi tersebut, Lin juga menyebutkan bahwa terdapat sosok lain yang juga sangat berpengaruh dalam jaringan internet di Indonesia, yaitu Onno Purbo. Ia dan kawan-kawannya yang menyukai aktivitas radio amatir kemudian mengembangkan frekuensi radio untuk menjadi jaringan internet pada tahun 1993.
Pada saat itu, Telkom merupakan perusahaan yang memonopoli industri telekomunikasi di Indonesia. Onno dan teman-temannya mencari cara lain berkomunikasi dengan lebih murah, sehingga meneliti hal tersebut. Dari tangannya, lahir sejumlah artikel mengenai tata cara membangun jaringan telekomunikasi dengan ekonomis melalui internet. Selanjutnya pada September 1994, aktivitas yang awalnya merupakan hobi tersebut beralih ke ranah yang lebih komersil. Pada tahun tersebut, berdiri ISP (Internet Service Provider) pertama di Indonesia yang dikelola oleh PT Indo Internet.
Mengikuti lahirnya PT Indo Internet, kemudian mulai bermunculan pula sejumlah perusahaan ISP, seperti PT Rahardjasa Internet yang berdiri tahun 1995, PT Pos Indonesia mengembangkan Wasantara Network pada tahun 1996, serta IndosatNet dan Telkomnet berturut-turut masing-masing pada tahun 1996 dan 1998. Menurut data yang diberikan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, pada tahun 1998, ketika reformasi terjadi, tercatat ada sekitar 138.000 pelanggan ISP dengan 512.000 pengguna internet.
Walau cukup banyak jumlahnya, namun kemunculan ISP bukan merupakan faktor yang menjadikan internet tersebar secara luas di Indonesia, secara ISP hanya dapat diakses oleh kalangan tertentu di masyarakat yang sudah memiliki komputer dan dapat dikatakan mampu membayar tagihan pulsa telepon.
Menurut disertasi yang ditulis Lim, penyebaran akses internet di Indonesia sangat dipengaruhi oleh menjamurnya warung Internet (warnet) yang mulai banyak ditemukan semenjak tahun 1996. Masyarakat mulai mengenal internet dari warnet karena hanya perlu membayar biaya koneksi per jam, tanpa perlu membeli sendiri komputer dan membayar tagihan koneksi telepon di rumah.
No comments for "Sejarah internet di Indonesia"
Post a Comment
Silahkan berkomentar dengan bijak dan sesuai dengan pembahasan..