28 Tempat Wisata Terbaik di Makassar Sulawesi Selatan
Makassar adalah ibu kota provinsi
Sulawesi Selatan. Makassar merupakan kota Internasional serta terbesar di
kawasan Indonesia Timur dan pada masa lalu pernah menjadi ibukota Negara
Indonesia Timur Provinsi Sulawesi. Makassar terletak di pesisir barat daya
Pulau Sulawesi dan berbatasan dengan Selat Makassar di sebelah barat, Kabupaten
Kepulauan Pangkajene di sebelah utara, Kabupaten Maros di sebelah timur dan
Kabupaten Gowa di sebelah selatan.
Makassar mempunyai tempat wisata dengan pemandangan yang sangat indah, jika anda ingin berlibur ke suatu tempat disinilah tempat yang cocok, dijamin anda tidak akan kecewa apalagi jika anda berkunjung dengan sanak saudara atau keluarga dijamin pasti liburan kalian akan lebih menyenangkan.
Makassar mempunyai tempat wisata dengan pemandangan yang sangat indah, jika anda ingin berlibur ke suatu tempat disinilah tempat yang cocok, dijamin anda tidak akan kecewa apalagi jika anda berkunjung dengan sanak saudara atau keluarga dijamin pasti liburan kalian akan lebih menyenangkan.
Berikut 28 daftar Tempat Wisata Terbaik
di Makassar yang wajib harus anda kunjungi :
1. Pantai Losari
Pantai Losari merupakan salah satu
tempat wisata favorite. Ombaknya memang tidak besar tetapi suasana dan
banyaknya penjual makanan seperti pisang epe yang dijajakan di sini selalu
membuat wisatawan kangen dan selalu kembali ke pantai Losari. Pantai Losari
tidak memiliki pasir. Jika Anda datang, Anda akan menemui beton di tepiannya.
Tidak ada pasir bukan berarti pantai ini tak layak dikunjungi, ada banyak hal
lain yang menarik dari tempat wisata ini. Tempat wisata di Makassar ini ramai
dikunjungi setiap hari terutama saat akhir pekan. Pada pagi hari, banyak yang
menjadikannya sebagai lintasan jogging, sedangkan pada sore hari, banyak yang
menunggu momen matahari terbenam sambil berwisata kuliner di sini.
2. Pantai Akkarena
Selama ini kebanyakan orang hanya
mengenal Pantai Losari. Padahal Makassar memiliki pantai lain yang tak kalah
indah, yaitu Pantai Akkarena. Pantai Akkarena ini terletak di pesisir Tanjung
Bunga, tak jauh dari Pantai Losari. Daya tarik Pantai Akkarena yang baru dibuka
pada tahun 1998 ini adalah sebuah dermaga sepanjang 150 m. Dermaga ini
digunakan sebagai tempat berlabuh kapal-kapal yang membawa wisatawan ke
pulau-pulau di sekitar laut Makassar. Dari dermaga ini pula kita dapat
menyaksikan indahnya matahari terbenam. Pantai Akkarena juga menyediakan
berbagai fasilitas, seperti olahraga air jetskii, flying fish, banana boat,
taman hidangan, loker, dan tempat parkir yang cukup luas.
3. Tanjung Bira
Pantai ini berada cukup jauh yaitu
sekitar 200 km dari kota Makassar. Jarak ini tak akan berarti saat Anda sudah
menginjakkan kaki di atas pasirnya. Tanjung Bira terkenal dengan pasirnya yang
selembut dan seputih bedak bayi serta airnya yang jernih kebiruan. Keindahan
tempat wisata ini tak hanya dikenal oleh wisatawan domestik saja, tapi juga
wisatawan mancanegara. Mereka biasa berenang, berjemur, snorkeling atau hanya
duduk menikmati pemandangan terbit dan tenggelamnya matahari. Jika lupa membawa
alat snorkeling.
4. Pulau Lae-Lae
Pulau Lae-Lae merupakan sebuah pulau kecil peninggalan Jepang yang hanya
dihuni oleh sekitar 2000 jiwa. Anda dapat mencapai Pulau Lae-Lae ini dengan
menggunakan motor boat dari dermaga di depan Fort Rotterdam. Paling-paling
hanya butuh sekitar 10-15 menit. Di Pulau Lae-Lae ini sebenarnya terdapat situs
sejarah peninggalan perang berupa terowongan bawah tanah, namun sayang sekali
jalan masuknya telah tertimbun. Di Pulau Lae-Lae Anda dapat menyewa balai bambu
untuk bersantai sembari menatap pemandangan indah Pulau Lae-Lae.
5. Pulau Kodingareng
Keke
Pulau Kodingareng Keke berjarak sekitar
14 km dari kota Makassar, merupakah sebuah pulau yang tak berpenghuni. Daya
pikat utama tempat wisata Makassar yang satu ini adalah pada air lautnya yang
jernih dan bergradasi mulai dari warna biru muda, toska, hingga biru tua. Juga,
alam bawah laut yang mempesona dengan aneka biota laut yang indah. Inilah
juga salah satu tempat menyelam di Makassar yang disukai banyak pecinta
snorkel. Di Pulau Kodingareng Keke tidak tersedia fasilitas publik seperti
halnya yang ada di Pulau Samalona. Anda harus membawa perbekalan makanan dan
minuman jika ingin menikmati pesona indah pulau di Makassar ini.
6. Pulau
Bulupoloe
Daya tarik utama yang terpancar dari
Pulau Bulupoloe yang menjadikannya sebagai salah satu objek wisata yang patut
dikunjungi adalah keindahan alam pegunungan serta keasrian baharinya. Bentangan
pantai dengan pasir putih yang mengitari pinggiran pulau menjadi nilai tambah
tersendiri. Selain itu, beberapa tempat di Pulau ini terdapat sumber air tawar
yang semakin menambah keunikan pulau ini. Pesona Laut yang disajikan Pulau
Bulupoloe ini semakin menambah kagum karena kondisi pantainya yang masih sangat
alami dan belum terkontaminasi polusi.
7. Pulau Kapoposang
Merupakan salah satu dari gugusan
kepulauan Spermonde dimana pulau ini memiliki gugusan terumbu karang yang
sangat indah dengan menyimpan beranekaragam biota laut yang menarik. Terletak
di Desa Mattiroujung, Kecamatan Liukang Tupabiring, dapat dijangkau dengan
menggunakan speed boat sekitar 90 Menit ke arah barat laut Makasar.
8. Pulau Dutungan
Pulau dengan luas sekitar 9 Ha ini
memiliki hamparan pasir putih yang indah di sisi luarnya. Dikelilingi
pemandangan laut yang biru anda dijamin akan merasa betah untuk tinggal
berlama-lama di tempat ini. Berlokasi di Desa Cilelang sekitar 48 Km dari Kota
Barru.
9. Taman Laut Taka Bonerate
Taman laut ini berada di kota Benteng,
Kepulauan Selayar. Tempat wisata ini merupakan surga bagi penyelam dan Anda
yang suka snorkeling. Saat menyelam, Anda bisa berenang bersama ratusan jenis
ikan, penyu dan kura-kura. Kecantikan terumbu karangnya juga membuat Anda
semakin betah berlama-lama menyelam di sini. Saat terbaik untuk menyelam
di taman laut ini adalah di antara bulan April – Mei. Pada saat itu, arus dan
suhu air serta berbagai faktor pendukung lainnya sedang dalam kondisi baik
sehingga jarak pandang saat menyelam pun menjadi sempurna.
10. Pulau
Samalona
Pulau eksotis yang letaknya hanya 2
kilometer dari pantai Losari ini adalah surga terumbu karang yang sangat indah.
Kondisi ini mirip dengan suasana Gili Trawangan yang menjadi tempat wisata
terkenal di Lombok. Nama Samalona sudah sangat terkenal di dunia. Banyak
wisatawan asing maupun domestik yang pernah menyelam dan menikmati keindahan
taman laut di tempat ini. Anda tertarik ke sini? Carilah dermaga di
Losari!
11. Pulau Gusung Makassar
Selain Pulau Samalona di Makassar anda
juga bisa mengunjungi Pulau Gusung atau yang biasa disebut Pulau Laelae kecil.
Lokasi Pulau Gusung tidak jauh dari Kota Makassar, anda bisa menuju ke Pulau
Gusung melalui Dermaga Popsa yang berada di depan Benteng Fort Rotterdam dengan
menyewa kapal cepat, yang akan memakan waktu kurang lebih 10 menit. Pulau
Gusung sebenarnya adalah sebuah tanggul yang berfungsi untuk menahan ombak yang
masuk ke area Pelabuhan Makassar namun karena proses alam, lama kelamaan
bertumpuklah pasir putih di sekitar tanggul hingga terbentuklah sebuah Pulau
kecil. Keindahan taman lautnya perlu anda buktikan sendiri.
12. Taman Laut Taka
Bonerate
Bagi anda yang menyukai wisata dalam
air, taman laut taka bonerate mampu menjadi pilihan bagi anda. taman laut yang
menjadi salah satu unggulan tempat wisata di Sulawesi Selatan ini berada di
Kepulauan Selayar ini merupakan surga bagi para penyelam untuk menikmati
pemandangan bawah laut serta sangat cocok bagi anda yang mempunyai hobi
snorkeling. Anda dapat menikmati berbagai panorama kehidupan bawah laut dengan
turut berenang bersama ratusan ikan, penyu, kura-kura serta keindahan terumbu
karang yang sangat cantik. Selain indah dengan panorama bawah lautnya, wisata
ini juga memberikan harga yang sangat terjangkau.
13. Pulau Kayangan
Makassar
Setelah berkunjung ke Pulau Samalona dan
Pulau Gusung, ada satu lagi Pulau yang menarik untuk anda kunjungi yaitu Pulau
Kayangan. Jaraknya hanya 20 menit dari pesisir makassar, anda bisa menuju ke
Pulau Khayangan melalui Dermaga Popsa.
14. Taman Nasional Bantimurung
Taman Nasional Bantimurung berada di
Kabupaten Maros atau sekitar 45 km dari pusat kota Makassar. Tempat wisata ini
luasnya mencapai 43.750 hektar dengan wilayahnya yang melingkupi bukit kapur,
air terjun dan juga gua. Taman nasional ini pertama kali ditemukan oleh seorang
ahli botani dari Inggris, Alfred Russel Wallace. Saat itu, Wallace menyebut
tempat ini sebagai kerajaan kupu-kupu karena ada sekitar 250 jenis kupu-kupu di
sini. Kupu-kupu memang dijadikan maskot bagi tempat wisata ini.
15. Pegunungan Karst
(kapur)
Lokasinya di Rammang-rammang di wilayah
Maros Pangkep, Makassar. Anda pernah melihat pantai Pandawa yang menjadi salah
satutempat wisata baru di Bali yang dikenal dengan keindahan tebing kapurnya?
Nah di Rammang-rammang ini, deretan gunung kapur (karst) yang tercipta ini
merupakan yang terbesar dan terluas di dunia nomer dua. Dan yang menarik, udara
di sini sangat sejuk dan dilengkapi dengan beberapa obyek wisata alam seperti
goa Bulu, goa Telapak Tangan serta danau Bidadari.
16. Air Terjun
Bantimurung
Air Terjun Bantimurung terletak di
Kawasan Taman Nasional Bantimurung, di kota Maros, sekitar 140 km dari kota
Makassar. Di Air Terjun Bantimurung, Anda dapat langsung mandi di bawah kucuran
langsung air terjun, berselancar dengan ban pelampung, dan mandi di beberapa
kolam buatan sumber mata air pegunungan. Di sini juga terdapat “Gua Mimpi”,
yaitu sebuah gua yang sangat dalam yang tembus ke sumber mata air terjun di
atas pegunungan. Selain Air Terjun Bantimurung, jangan lupa untuk berkunjung ke
Butterfly Park yang juga terletak di kawasan ini.
17. Air terjun
Takapala
![]() |
Lokasinya masih di Malino dan ini salah
satu yang cukup ramai dikunjungi oleh wisatawan. Anda pernah melihat air terjun
Sipiso-piso yang menjaditempat wisata terkenal di Medan Sumatera Utara? Pasti
anda berkata tempat ini merupakan versi mininya karena sangat mirip.
18. Danau Tempe
Danau yang terletak di bagian barat
Kabupaten Wajo ini disebut sebagai penghasil ikan tawar terbesar di dunia. Di
atas danau, ada banyak rumah apung milik nelayan setempat dengan jala-jala yang
digunakan untuk menangkap ikan. Di tempat wisata ini, Anda bisa memancing atau
berkeliling dengan meyewa perahu nelayan. Selain itu, Anda juga bisa membeli
ikan segar dan juga sayuran yang ditanam di sekitar danau. Setiap tanggal 23
Agustus, di sini diadakan sebuah ritual tahunan untuk menyucikan danau yang
disebut dengan Maccera Tappareng. Kepala nelayan akan menyembelih seekor sapi,
setelah itu akan ada banyak pertunjukan seni dan budaya serta berbagai lomba.
19. Desa Wisata
Lakkang
Desa Wisata Lakkang terletak di
Kecamatan Tallo, Kabupaten Makassar. Lokasinya yang asri menjadi sangat unik
karena berada di hiruk-pikuk kota Makassar. Desa Lakkang ini berbentuk sebuah
delta, karena dikeliling oleh sungai-sungai.Desa Lakkang merupakan hasil
sedimentasi ini memiliki potensi alam berupa pohon-pohon berusia ratusan tahun,
empang, daerah pertanian, dan kawan nelayan. Desa Lakkang ini banyak dikunjungi
oleh turis Jepang. Di Desa Lakkang ini ada tujuh titik bunker peninggalan
Jepang. Para turis Jepang pun senang menikmati buah-buahan unik di Desa Lakkang
ini.
20. Malino
Malino adalah tempat wisata yang berada
di dataran tinggi dan menawarkan panorama khas pegunungan. Kawasan ini berada
sekitar 90 km dari pusat kota Makassar. Selama perjalanan menuju Malino, Anda
akan melewati pemandangan hutan pinus dan batu kapur yang indah. Malino berada
di ketinggian 1.050 meter di atas permukaan laut. Suhu udara di sini berkisar
antara 10 – 26 derajat Celcius, jangan sampai lupa membawa jaket dan pakaian
hangat Anda. Kawasan ini sudah terkenal sejak zaman Belanda dan dijadikan
tempat wisata favorit mereka.
21. Pemandian Air
Panas Lejja

Pemandian air panas ini terletak di
kawasan hutan lindung di Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng. Pemandangan
sekitar kolam pemandian sangat indah dengan banyak pepohonan rindang dan
udaranya yang sejuk. Ada juga gazebo yang disewakan dengan tarif 50.000 Rupiah
per dua jam. Di tempat wisata ini, terdapat lima buah kolam dengan kedalaman
dan ukuran suhu yang beragam. Suhu terpanas dari sumber air ini adalah 60
derajat Celcius. Air panas ini dipercaya bisa menyembuhkan segala penyakit
kulit dan rematik karena kandungan belerangnya.
22. Benteng Ujung
Pandang (Fort Rotterdam)
Benteng Rotterdam atau Fort Rotterdam
ini berada tak jauh dari kawasan Pantai Losari. Benteng ini merupakan salah
satu peninggalan sejarah Kerajaan Gowa-Tallo yang dibangun pada tahun 1545 oleh
raja ke-9. Pada awalnya, benteng dibangun dengan menggunakan tanah liat dan
putih telur, sampai kemudian bangunan disempurnakan oleh raja ke-14. Jika
dilihat dari atas, bentuk benteng ini menyerupai seekor penyu yang sedang
merangkak ke arah laut. Penyu dipilih karena binatang ini dapat hidup di air
dan di darat, hal ini sesuai dengan Keajaan Gowa-Tallo yang berjaya di lautan
maupun daratan.
23. Benteng Somba Opu
Benteng Somba Opu dibangun pada tahun
1525 oleh Sultan Gowa ke IX. Benteng ini merupakan pusat perdagangan dan
pelabuhan rempah-rempah yang ramai dikunjungi pedagang dari Asia dan Eropa.
Pada tahun 1669, benteng ini dikuasai oleh VOC kemudian dihancurkan hingga
terendam oleh ombak pasang. Tahun 1980-an, benteng ini ditemukan kembali oleh
sejumlah ilmuawan. Dan pada tahun 1990, benteng ini direkonstruksi sehingga
tampak lebih baik. Kini, Benteng Somba Opu menjadi sebuah objek wisata
bersejarah di Kota Makassar yang di dalamnya terdapat beberapa bangunan rumah
adat Sulawesi Selatan yang mewakili suku Bugis, Makassar, Mandar, dan
Toraja.24. Museum Balla Lompoa
Museum Balla Lompoa merupakan
rekonstruksi dari Istana Kerajaan Gowa yang didirikan oleh pemerintahan Raja
Gowa ke-31 pada tahun 1936. Arsitektur bangunan ini berbentuk rumah khas orang
Bugis, yaitu rumah panggung yang terbuat dari kayu ulin atau kayu besi.
Dibangun di atas lahan seluas satu hektar yang dibatasi oleh pagar tembok yang
tinggi. Balla Lompoa yang berbentuk seperti rumah panggung ini awalnya
merupakan sebuah istana kerajaan yang dibangun tahun 1936 oleh Mangngi-mangngi
Daeng Matutu, Raja Gowa XXXI. Balla artinya “rumah” dan Lompoa artinya “besar”.
Balla Lompa yang dibangun dengan arsitektur Makassar ini dibangun dengan kayu
ulin merupakan rumah panggung dengan struktur bangunan kayu yang terbesar di
dunia.
25. Kawasan Adat
Ammatoa
Keindahan alam berupa kelestarian
kawasan hutan merupakan ciri dari kawasan adat ini, serta budaya hidup
masyarakatnya yang jauh dari pola hidup modern. Ciri masyarakat kajang yang ada
di Desa Tana Toa yang tampak sehari-hari yaitu pakaian dengan warna serba
hitam, sedangkan ciri bangunan rumahnya seragam menghadap ke Utara.
Masyarakatnya dipimpin oleh seorang yang bergelar Amma Toa dengan masa
kepemimpinan seumur hidup. Terletak di Kecamatan Kajang, sekitar 56 Km dari
kota Bulukumba.
26. Ke’te Kesu
Ke’te Kesu berarti pusat kegiatan,
dimana terdapatnya perkampungan, tempat kerajinan ukiran, dan kuburan. Pusat
kegiatannya adalah berupa deretan rumah adat yang disebut Tongkonan, yang
merupakan obyek yang mempesona di desa ini. Selain Tongkonan, disini juga
terdapat lumbung padi dan bangunan megalith di sekitarnya. Sekitar 100 meter di
belakang perkampungan ini terdapat situs pekuburan tebing dengan kuburan
bergantung dan tau-tau dalam bangunan batu yang diberi pagar.
27. Pusat Kerajinan
Perahu Phinisi
Tana Beru terkenal sebagai tempat
pembuatan kapal / perahu tradisional. Anda akan merasa kagum melihat kepiawaian
masyarakat membuat kapal tradisional dengan konstruksi kayu dan peralatan
tradisional pula. Mereka mampu membuat perahu yang sangat kokoh dan megah hanya
berdasarkan pada pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dari nenek moyang
mereka, tanpa menggunakan gambar atau kepustakaan tertulis. Sejarah membuktikan
bahwa Perahu Phinisi Nusantara telah berhasil berlayar ke Vancouver Kanada,
amerika Serikat pada tahun 1986.
28. Trans Studio
Makassar
Trans Studio Makassar menjadi sebuah
ikon tempat wisata modern di kota ini. Dibuka pada tanggal 20 Mei 2009, Trans
Studio berdiri di atas lahan seluas 2,7 hektar. Di dalamnya, terdapapat 21
wahana dan empat zona permainan yaitu Studio Central, Cartoon City, Lost City,
dan Magic Corner. Tempat wisata ini buka setiap hari mulai pukul 10:00 sampai
19:00, kecuali pada akhir pekan dan hari libur nasional, Trans Studio Makassar
buka sampai dengan pukul 21:00.
sekian.. trims..

























No comments for "28 Tempat Wisata Terbaik di Makassar Sulawesi Selatan "
Post a Comment
Silahkan berkomentar dengan bijak dan sesuai dengan pembahasan..